Mengenal Salah Satu Budaya Yang Ada di NTB, Lombok Barat (Suku Sasak)

Sasak Culture
“Kemaliq Ranget

Penulis: Bety Yulia Safitri

Hallo…Sahabat, kali ini saya akan mengajak kalian membicarakan kebudayaan. Tentu saja kalian tidak asing lagi kan dengan kata budaya? yuups bu..da..ya…

  Budaya adalah cara hidup yang berkembang yang dimiliki oleh sekelompok orang, diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Budaya memiliki unsur-unsur termasuk sistem agama yang ada di dalamnya. Budaya merupakan sebuah pemikiran, adat istiadat atau akal budi. Secara tata bahasa, arti dari kebudayaan diturunkan dari kata budaya dimana cenderung menunjuk kepada cara pikir manusia. Indonesia kita tercinta yang merupakan negara kepulauan tentu saja memiliki budaya yang beraneka ragam. Keragaman budaya adalah keunikan yang ada dimukabumi ini. 

Nah, bicara tentang budaya sudah pasti kita bicara tentang suku, jadi kebudayaan yang kita bahas adalah “kemaliq ranget”, kemaliq ini merupakan budaya suku Sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Sebelumnya pernah gak sih kalian mendengar tentang kemaliq? okey kalau belum pernah, berarti sangat tepat kita membahasnya sekarang. 

    Jadi, kemaliq ranget merupakan salah satu tempat untuk melakukan kegiatan kebudayaan yang ada di Lombok tepatnya di dusun Ranget Desa Suranadi, Sesaot, kecamatan Narmada Lombok Barat. Untuk lebih mengenal Kemaliq kami melakukan observasi di dusun Ranget. Di dusun ini semua penduduknya beragama Islam. Hasil wawancara dengan salah satu tokoh masyarakat yaitu bapak Septori Wirawan selaku kepala dusun Ranget. “Kawasan ini merupakan kawasan kramat atau yang dikeramatkan oleh suku Sasak, karena merupakan warisan tradisi bentuk apresiasi leluhur. Suku Sasak sendiri menyebutnya dengan nama kemaliq yang berasal dari kata Maliq yang memiliki arti yang sakral”. Sakral berarti suci atau keramat. Kemaliq dianggap oleh suku yang berada di wilayah ini merupakan sebuah pusat tempat peribadatan. Mereka melihat budaya dari sisi agama dan sejarah, menurut mereka budaya harus dipelihara karena itu prasasti atau bukti-bukti sejarah dari orang Sasak terdahulu.

  Kemaliq yang merupakan tradisi atau kepercayaan dianggap sebagai prinsip berbudaya. Septori Wirawan menegaskan “ bahwa budaya adalah implementasi dari agama karena tidak adanya budaya Sasak yang keluar dari agama”. Sehingga siapa saja yang berkunjung ke tempat ini mempercayai larangan-larangan yang di tetapkan dan harus mempunyai niat dan tujuan yang baik. 

  Namun, muncul anggapan masyarakat bahwa Kemaliq bertentangan dengan agama, dianggap bid’ah dan syirik. Kebanyakan dari masyarakat Sasak sendiri ketika kita berbicara agama dan budaya tetap dianggap bersebrangan atau bertolak belakang, padahal seharusnya agama harus dibudayakan. Oleh karena itu, segala hal tidak dapat dilihat dari satu sisi saja melainkan di lihat juga dari sisi agama dan sejarah. Kenapa kemaliq ranget harus dipelihara? karena itu merupakan prasasti bumi Sasak, bukti-bukti sejarah orang Sasak terdahulu. Anggapan yang menganggap kemaliq sebagi sesuatu yang bertentangan dengan agama Islam dikarenakan adanya pengaruh dari kebudayaan lainya yang berasal bukan dari bumi Sasak sendiri serta adanya pengaruh modernisasi. Sehingga budaya di dalam masyarakat mulai luntur dan mulai ditinggalkan. 

  Anggapan-anggapan yang menganggap Kemaliq sebagai sesuatu yang salah perlu di benarkan. Karena jika kita kaji dan pahami lebih dalam tentang kemaliq dalam konteks budaya, kita tidak akan melihat agama dan budaya sebagai sesuatu yang bertentangan. Dan sejak dulu agama dan budaya merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi. Bahkan para leluhur Sasak terdahulu, kemaliq dijadikan tempat untuk bertafakur kepada Allah SWT dengan syariat Islam. Meskipun syariat saat itu belum sepenuhnya dikenal oleh masyarakat Sasak.

  Oleh sebab itu, kita sebagai generasi penerus yang berada di dalam kebudayaan yang sudah mulai luntur harus mampu menjaga, memelihara, dan mengembangkan kebudayaan yang menjadi warisan tradisi. Jangan biarkan ciri khas kebudayaan itu hilang dengan banyaknya pengaruh-pengaruh kebudayaan luar dan modernisasi yang terus berkembang di tengah masyarakat.

Sekarang sudah lebih paham kan apa itu kemaliq, dan mengapa Kemaliq itu harus kita pelihara.👍👍👍

Sekian…Terima kasih…✨

Jangan lupa tinggalkan komentar yang membangun ya🤗🤗



    

Komentar

  1. I just wanna say, the best😊👍

    BalasHapus
  2. Menjadi bahan bacaan yg menarik karena berbicara terkait budaya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Uwuuuh Alhamdulillah , jangan lupa mampir ya untuk tulisan selanjutnya 🤗

      Hapus
  3. Mantap, mantap😃 tulisan yang sangat menambah wawasan, kembangkan jangan berhenti disini👍👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih, do'akan semoga penulis tambah semangat menulis 🤗

      Hapus
  4. Good job, sungguh tulisan yang sangat menarik 💜
    Semangat terus😚

    BalasHapus
  5. Terima kasih, ini sebuah pengetahuan baru yang luar biasa✨

    BalasHapus
  6. Wahhhh. Bagus ni, bisa menambah wawasan. Tetap semangat nulis ya beb❣😅

    BalasHapus
    Balasan
    1. Do'a seputar tetap semangat untuk selanjutnya 🤗

      Hapus
  7. Baguss, sukses selalu yaa dan semangat menulis :)

    BalasHapus

Posting Komentar