Postingan

Menanamkan Jiwa Budayawan di Era Modernisasi Melalui Cerpen

        Indahnya  Berbudaya     Karya: Bety Yulia Safitri Hidup di hiruk-piruk perkotaan dengan modernisasi dan gaya hidup yang jauh dengan gaya hidup di desa tidak membuatku lupa dengan budaya. Karena di desaku masyaraktanya masih memegang teguh kepercayaan sejak dulu, yang masih kental dengan kebudayaannya sampai sekarang tidaklah luntur membuatku harus mengikuti semua peraturan-peraturan, mitos atau kebiasaan yang telah lama ada di desa tempat aku dilahirkan hingga dewasa dan mengenyam pendidikan di kota seperti sekarang ini. Yaa, meski aku bukan asli orang Lombok, tapi aku sangatlah bangga berada di bumi tempatku berpijak ini. Bagaimana tidak, Lombok sangat terkenal dengan pulau seribu masjid nya, mayoritas penduduk yang beragama islam, destinasi wisata, serta kebudayaan yang beraneka ragam membuat semua orang yang berpijak di sini tidak ingin pulang karena pesonanya. Lombok…oh..Lombok… Teek’ Aarrgggh…bunyi rice cooker membuat lamunanku tentang ...

Budaya Suku Sasak (Kemaliq)Ayok membahas lebih lanjut tentang kemaliq🤗

                         Kemaliq Ranget Menelusuri dari googlemap, ada sebuah lokasi yang sedikit membingungkan, yakni pura Ranget. Setahu saya, di tempat tersebut tidak ada masyarakat yang beragama selain Islam. Lalu mengapa ada bangunan pura di tempat itu. Akhirnya saya mencoba menelusuri lebih jauh dengan datang langsung ke lokasi, dan mewancarai Kepala Dusun Ranget, Bapak Septori Wirawan.    Benar saja. Pak Kadus dengan tegas mengatakan bahwa warganya tidak ada yang beragama selain Islam. Persoalan pura Ranget menurutnya, merupakan konflik berkepanjangan antara masyarakat setempat sebagai pemilik dengan masyarakat pendatang yang mengaku memiliki sebidang tanah di seputaran kemaliq.  “Masyarakat setempat dan para ahli waris tidak pernah menjual tanahnya, tapi anehnya mereka sudah memiliki sertifikat tanah. Anehnya lagi, tanah tersebut juga dimiliki oleh sebuah perusahaan air minum daerah.” Ungkap pak kadu...

Mengenal Salah Satu Budaya Yang Ada di NTB, Lombok Barat (Suku Sasak)

Sasak Culture “Kemaliq Ranget ” Penulis: Bety Yulia Safitri Hallo…Sahabat, kali ini saya akan mengajak kalian membicarakan kebudayaan. Tentu saja kalian tidak asing lagi kan dengan kata budaya? yuups bu..da..ya…   Budaya adalah cara hidup yang berkembang yang dimiliki oleh sekelompok orang, diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Budaya memiliki unsur-unsur termasuk sistem agama yang ada di dalamnya. Budaya merupakan sebuah pemikiran, adat istiadat atau akal budi. Secara tata bahasa, arti dari kebudayaan diturunkan dari kata budaya dimana cenderung menunjuk kepada cara pikir manusia. Indonesia kita tercinta yang merupakan negara kepulauan tentu saja memiliki budaya yang beraneka ragam. Keragaman budaya adalah keunikan yang ada dimukabumi ini.  Nah, bicara tentang budaya sudah pasti kita bicara tentang suku, jadi kebudayaan yang kita bahas adalah “kemaliq ranget”, kemaliq ini merupakan budaya suku Sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sebelumnya pernah gak sih...